Minggu, 18 November 2018

syekhermania



 SYEKHERMANIA adalah nama sebuah Komunitas Pecinta Al Habib Syekh Bin Abdul Qadir Assegaf dari Solo Jawa Tengah Indonesia. Beliau adalah Pengasuh Majlis Dzikir, Ta’lim dan Sholawat “AHBAABUL MUSTHOFA”. Dalam cara Beliau berdakwah kecuali dengan mengajak Jama’ahnya dalam berDzikir mendekatkan diri dan mencintai ALLAH Subhanahu wa ta’alaa. juga dengan membaca Sholawat secara bersama sama untuk menyanjung dan mencintai Baginda Nabi MUHAMMAD Shollallahu ‘alaihi wa sallam.

“Segala sesuatu bisa di ambil kemanfa’atannya, walaupun itu terkesan kurang baik di awalnya. sebagaimana sarana internet dengan dunia mayanya. bila bisa mengambil hal positif di dalamnya, pastilah besar manfa’at dan hikmahnya, pun bisa kita gunakan sebagai sarana Dakwah. namun jika sebaliknya, madhorotlah yang akan di dapatnya”.
Awal mula Syekher Mania atau Syecher Mania berdiri.
Bermula dari Inisiator dengan apa yang dia bisa “bisa tapi sebisanya” berkecimpung di dunia Blogger. dengan membuat sebuah Web Blog “Ahbaabul Musthofa” daerah Purwodadi Kabupaten Grobogan jawa Tengah. saat itu berbarengan juga (lebih dulu) dengan di buatnya Blog “ahbaabul musthofa Pusat” solo, yang sebagai Adminnya adalah Habib Hasan Faiq Al Habsyi. Karena pengunjung Blogger terbatas hanya tertentu kepada pemakai PC atau komputer. saat itu bila belum mempunyai Komputer untuk membuka website musti ke warnet tentunya. setelah beberapa lama, maka Inisiator pun mencoba dengan membuat akun profile di Facebook. Karena Facebook kecuali mudah untuk menjadi anggota, juga bisa di akses oleh para pengguna Selluler atau HP. dengan maraknya pengguna Fasilitas pertemanan di internet tersebut. oleh rekan rekan Jama’ah AM (singkatan dari AHBAABUL MUSTHOFA) yang tanggap dengan kesempatan, di manfa’atkanlah jaringan itu untuk saling berkomunikasi dan memberi informasi kegiatan Majlis AHBAABUL MUSTHOFA antara daerah satu dengan lainnya. Kecuali dengan cara membuat profile pribadi, mereka juga membuat Group Facebook dengan memakai nama “Ahbaabul Musthofa”, Hmm… termasuk Inisiator sendiri saat itu. Hal itu sebagai cara mereka untuk menunjukkan kepada yang lain, bahwa keberadaan AM juga ada di daerahnya (Ma’lum saat itu FB Resmi AM PUSAT ataupun AM Daerah/Kabupaten belum dilounchingkan).

Memang dengan adanya group group tersebut, sangatlah bermanfa’at. terlebih bagi jama’ah setempat yang ingin mengetahui jadwal kegiatan pengajian AM bersama Al Habib Syekh AA yang sudah besar dan merata, khususnya di daerah Jawa Tengah. tetapi lama kelamaan banyak Goup Facebook AM yang baru bermunculan, pun nama yang sama dalam satu daerah dengan pemilik yang berbeda. dengan semakin bertambah banyaknya group itulah, ada kesan ‘saling bersaing’ dalam menyampaikan informasi ataupun pesan status.
oleh karena itu dari Inisiator (yang kebetulan juga, waktu itu merupakan Ketua AM Kab.Grobogan) punya gagasan untuk membuat sebuah ‘Halaman atau Group Facebook’ yang baru dengan nama lain. dengan tujuan agar supaya bisa mengurangi atau menghilangkan kesan ‘saingan’ sesama Jama’ah AM. lebih lebih bisa melaksanakan dan merealisasikan dawuh beliau Al Habib Syekh AA yang sering menyerukan kepada semua jama’ah untuk selalu dalam ‘KEBERSAMAAN’.
Sudah pasti…, sebelum membuat NAMA sebuah HALAMAN Facebook, oleh inisiator punya beberapa pertimbangan. sebagiannya yaitu:
1. Tidak mungkin memakai nama “AHBAABUL MUSTHOFA”, karena AM pusatlah yang berhak dengan nama itu.
2. Nama yang bisa menjadi underbow atau menjadi bagian dari kegiatan AM.
3. Nama yang sifatnya menyeluruh Jama’ah AM bukan individu atau daerah.
4. Nama yang bisa mudah dan akrab disesuaikan dengan keberadaan zaman.
5. Nama yang mudah di terima oleh Jama’ah yang baru atau akan bergabung, khususnya kawula muda.
karena kurang lebih dari ribuan jama’ah AM, 75% nya di dominasi oleh kalangan muda.
Perlu di ketahui, bahwa saat ini bila mengajak saudara atau teman untuk kegiatan Religi termasuk bersholawat mereka enggan. terlebih kawula muda ‘wong enom’ biasanya kalau di ajak dengan bahasa yang langsung menjurus seperti kata: “Sholawatan yuk …!”. mereka akan enggan bahkan gengsi atau malu. tetapi kalau kita mengajak dengan bahasa atau nama yang sifatnya lebih umum sesuai dengan apa yang lagi rame (ngetrend) mereka akan mau dan datang dengan ringan hati. apalagi sholawatnnya bareng dengan Al Habib Syekh AA, Sosok figur yang mempunyai aura dan magnet / daya tarik yang tinggi. karena kecuali suara emasnya Beliau dalam melantunkan Maulid & Qashidah juga dalam penyampaian dakwah/ tausyiyahNya yang mudah di terima. tidak hanya itu, pun setiap do’a yang beliau bacakan tanpa terasa uraian air matapun berlinang. banyak jama’ah yang hadir di majlis beliau, mereka merasakan akan hal itu.
Akhirnya pada Awal bulan November 2009 M, Inisiator membuat atau menentukan sebuah nama untuk halaman facebook, yaitu dengan nama:
“SYEKHER MANIA CLUB (PECINTA HABIB SYEKH BIN AA)”. Isi dari halaman FB tersebut, kecuali menyampaikan berita yang berkaitan dengan kegiatan AlHabib Syekh AA dengan AM PUSAT nya, juga menampung kegiatan AM dari berbagai daerah, baik informasi, jadwal ataupun hal lain untuk di relay ke anggota FB tersebut. ternyata rekan rekan Jama’ah AM yang mempunyai akun facebook juga Rekan yang baru tahu tentang keberadaan AM banyak yang bergabung & merespon dengan baik. Karena atas munculnya Halaman FB ini selalu mengedepankan ‘kebersamaan’. Sampai saat ini yang bergabung di FB “SYEKHER MANIA CLUB (PECINTA HABIB SYEKH BIN AA)” sudah mencapai lebih dari 30.000 anggota.
Tentang nama yang terkesan agak ‘Ngetrend’ tersebut, oleh Inisiator awal dulu pernah/sempat matur kepada Beliau Al Habib Syekh AA. Inisiator juga mohon maaf kepada Beliau, karena dirinya merasa telah membuat nama atau istilah yang setelah di angan angan ‘kurang pas’ atau ‘kurang sopan’. tetapi Beliau tidak mempermasalahkan, malahan Beliau mendukung dan merestui. tidak hanya itu, sering kali beliau menyampaikan sebuah pesan, do’a, dawuh dawuh serta Ucapan setiap ada peringatan hari besar islam maupun hal hal lain lewat FB tersebut.

SYEKHERMANIA bermula dari awal/pertengahan 2009, namun pada akhirnya Tanggal 09 November 2009 ditentukan sebagai tanggal didirikannya SYEKHERMANIA. Wal hasil… Karena banyaknya Group yang bermunculan dengan nama AM , dan adanya reaksi akan hal hal yang tidak etis dari pesan dan kata status yang di sampaikan oleh Group group tersebut. juga karena sudah menyangkut nama baik “AHBAABUL MUSTHOFA”. Akhirnya atas intruksi Al Habib Syekh AA, Maka Inisiator dapat dawuh untuk membuat FB RESMI AM, mulai dari AM PUSAT hingga AM Daerah/Kabupaten.
Setelah perjalanan waktu yang belum begitu lama, istilah “SYEKHER MANIA CLUB (PECINTA HABIB SYEKH BIN AA)” itupun lebih di kenal dengan sebutan “SYEKHERMANIA”. semacam UnderBow dari Majlis Ta’lim dan Sholawat “AHBAABUL MUSTHOFA”. juga menjadi sebuah nama kebesaran dan kebanggan bagi ribuan Pecinta Al Habib Syekh AA, khususnya para kawula muda yang selalu mengikuti kegiatan beliau di manapun berada. tak ayal berbagai atribut pun muncul layaknya suporter bola mania. seperti membawa/ mengibarkan bendera di sepanjang perjalanan dari rumah sampai majlis pengajian. tetapi sayangnya, di dalam majlis mereka juga mengibarkan bendera yang ukurannya besar. dan saking banyaknya yang membawa atribut tersebut sehingga menggangu jama’ah lain yang hadir, terlebih yang ada di belakang. oleh karena itu, Beliau selalu menghimbau kepada Jama’ah yang membawa Bendera untuk tidak mengibarkan saat acara berlangsung, terlebih di dalam masjid. Silahkan bila luar Majlis atau di perjalanan, asalkan selalu menjaga sopan santun dan mengikuti aturan tata tertib lalu lintas. karena hal itupun ada manfa’atnya juga, kecuali sebagai motivator jama’ah juga untuk syi’ar di lapangan.
Sekali lagi…, dengan munculnya “SYEKHERMANIA” ataupun nama lain, yang hampir sama dengan “SYEKHERMANIA” karena reaksi spontan para ‘Syekher’. Inisiator Mohon ma’af yang sebesar besarnya kepada Semua Jama’ah bila ada hal hal yang mungkin kurang berkenan di hati.
Yang pasti maksud dan tujuan Inisiator adalah nderekke dawuh Beliau AL HABIB SYEKH AA kepada kita. untuk selalu Cinta ALLAH, Cinta RASULULLAH & Cinta SESAMA.
Dengan cinta kita kepada beliau AL HABIB sudah otomatis sebagai wasilah tumbuhnya Cinta kita kepada Datuk beliau Yaitu RASULULLAH Shollallohu ‘Alaihi Wa Sallam. dan sudah PASTI menjadikan mantabnya Cinta Kita kepada SANG KHOLIQ Yaitu ALLAH Subhanahu Wa Ta’alaa.
Semoga Kita semua dengan ” Rasa Cinta itu Semua “.
Alloh Ta’alaa mencintai kita semua …
Rasululloh mencintai kita semua …
Al Habib Syekh AA mencintai kita semua…
Sehingga …
” Rasa men Cintai dan di Cintai ” selalu bersemayam di lubuk Hati.
” Manfa’at, Syafa’at dan Barokah ” selalu kita dapat fid Dinni wad Dunia ilal Akhirat,
Aminnn… amin amin Yaa Robbal ‘Aalamiin…

Majelis Syubbanul Muslimin




Menyebarkan dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara dan sarana. Di jaman now, dakwah menggunakan jejaring media sosial bukan hal aneh. Lihat saja, kini makin banyak majelis taklim atau pondok pesantren berbondong-bondong buka akun media sosial. Tujuannya, agar konten dakwah mereka tersebar lebih luas.
Namun, dari sekian banyak majelis pengguna media sosial, Syubbanul Muslimin perlu diberi kredit tinggi. Pasalnya, Syubbanul Muslimin menjadi majelis pertama di Indonesia yang meraih penghargaan  “Silver Play Button” dari Youtube karena prestasinya meraup 100 ribu subscriber.
Untuk diketahui, Youtube punya tiga kategori penghargaan bertitel “Play Button” yang dihitung berdasarkan jumlah subscriber (orang yang berlangganan).  Pertama, “ Silver Play Button” diberikan kepada akun Youtube dengan 100.000 subscriber. Kemudian “Golden Play Button” diberikan kepada pemilik akun dengan jumlah 1 juta subscriber. Lalu “Diamond Play Button” dengan jumlah 10 juta subscriber. Dan penghargaan tertinggi “Ruby Play Button” dengan jumlah 50 juta subscriber.
Untuk kategori jumlah subscriber,  Majelis Syubannul Muslimin memang istimewa.  Bayangkan, Majelis Rasullulah yang dikategorikan sebagai majelis terbesar di Indonesia saja jumlah subscribernya  ‘baru’ 24 ribuan. Kemudian Majelis Nurul Mustofa juga sekitar 21 ribuan. Yang menarik, Majelis Syubbanul Muslimin ini terletak di Kecamatan Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Jadi meski dari kota kecil, urusan strategi ‘mengemas’ konten dakwah, Majelis Syubbanul Muslimin juaranya. Kini subscriber Syubbanul Muslimin sudah di angka 200 ribu subscriber.

 Hasil gambar untuk anggota syubbanul muslimin

Dakwah Merangkul
Majelis Syubbanul Muslimin lahir dari rahim Ponpes Nurul Qodhim. Ponpes ini merupakan salah satu ponpes salaf yang cukup tua di wilayah Paiton. Salah satu menantu pengasuh ponpes, yaitu Gus Hafidzul Hakim kemudian membidani lahirnya Majelis Syubbanul Muslimin.
Sejak berdiri, majelis ini memang sengaja dibuat agak berbeda dengan Ponpes Nurul Qodhim sebagai induknya. Yakni, lebih merangkul anak-anak muda sekitar Paiton untuk mengaji tanpa harus menjadi santri dan menetap di Ponpes. Artinya, memang betul-betul menjadi sebuah perkumpulan anak-anak muda saja.
“Tentu perkumpulan yang positif, karena mereka diajarkan mengaji, mendengarkan ceramah, dan juga diajak bershalawat,” ujar Gus Hakim kepada Nabawi TV. Pada awalnya, majelis ini hanya diikuti dua puluhan pemuda saja. “Dari yang dua puluh itu, mungkin yang betul-betul aktif hanya sepuluhan,” tambah Gur Hakim seraya tertawa.
Tapi pria yang juga menjabat Ketua Majelis Muwasolah Probolinggo ini tidak menyerah.  Ia justru semakin tertantang. Dari segi metode dakwah, Gus Hakim mengikuti pesan dari Gurunya, Guru Mulia Habib Umar Bin Hafidz, yakni berdakwah dengan ajakan lembut.
Dituturkan Gus Hakim, ketika Majelis Syubbanul Muslimin berdiri, banyak anak muda Paiton datang masih berambut gondrong, memakai anting, dan kadang mendengarkan ceramah sembari merokok. Tapi ia tidak pernah langsung menegurnya. Baginya, hadir ke majelis saja sudah sebuah kebaikan.
“Merubahnya harus pelan-pelan tidak bisa langsung. Yang penting bagaimana membuat mereka betah duduk di majelis, kalau sudah senang, betah, mereka pasti berubah,” katanya. Alhamdullilah, belakangan anak-anak muda itumenjadi lebih santun, baik dalam berpakaian maupun tingkah laku. “Inilah yang kami sebut dakwah merangkul, bukan memukul” imbuhnya. Dibawah inilah vidionya!





Pemberdayaan Kreatifitasi
Saat Majelis Syubbanul Muslimin mulai berkembang, Gus Hakim membuat satu terobosan penting. Terobosan yang di kemudian hari menguak jalan dakwah Syubbanul Muslimin menjadi lebih lapang. Gus Hakim memberdayakan semangat milenial dengan membentuk tim multimedia Syubbanul Muslimin.
Dengan berbekal satu buah kamera video, anak-anak Syubbanul Muslimin mulai merekam kegiatan majelis lalu diunggah ke Youtube. Ternyata, cara ini mendapat sambutan dari pengguna media sosial. Akhirnya, pelan-pelan, alat multimedia pun ditambah dengan membeli tambahan kamera, lighting, hingga microphone.
Rupanya, proses kerja multimedia menarik minat anak-anak muda Syubbanul Muslimin. Mereka tambah bergairah. Gus Hakim pun mendatangkan pelatih dari luar majelis untuk memberikan training multimedia. “Alhamdullilah, dari awalnya tidak tahu apa-apa soal multimedia, menjadi tahu,” ujar Gus Hakim.
Bukan hanya teknik shooting, anak-anak Majelis Syubbanul Muslimin juga menguasai teknik editing. Ketika Nabawi TV berkunjung, terlihat mereka cukup piawai mengedit video. Pun komputer dan perangkat lunak editing sudah dimiliki. Dari pengamatan Nabawi TV, Majelis Syubbanul Muslimin tergolong majelis mumpuni di bidang multimedia. Meski mereka dari daerah.
Ketika proses kerja multimedia telah dikuasai, maka dimulailah pencarian ide-ide dakwah yang strategis dan efektif. Mereka mulai membuat tayangan-tayangan ceramah pendek yang disebar melalui Instagram, Facebook atau Youtube.
Sebelumnya, Syubbanul Muslimin juga memiliki tim hadrah dengan vokal utama Gus Azmi. Kelompok ini sering kebagian manggung di sela acara-acara keagamaan, seperti Tabligh Akbar, Maulid Nabi dan lain sebagainya.
Kreatifitas tim multimedia yang sudah terlatih itu kemudian mencium potensi ini. Mereka merekam setiap Tim Hadrah Syubbanul Muslimin tampil dan kemudian diunggah ke Youtube. Sekali lagi, strategi ini berhasil. Terbukti, follower media sosial Syubbanul Muslimin meningkat tajam.
Menulis dan menggubah Lagu
Melihat antusiasme yang menonton lantunan merdu suara Gus Azmi di media sosial, munculah ide menulis lagu sendiri. “Jika tidak menulis sendiri, kami biasanya menggubah lagu yang sudah populer menjadi lagu yang lebih Islami, yang isinya mengajak kepada kebaikan” kata Gus Hakim.
Tanpa menunggu lama, ide ini terimplentasi dengan deretan lagu-lagu yang ditulis sendiri Tim Syubbanul Muslimin. Terbitlah lagu-lagu seperti “Ibu Aku Rindu”, “Ya Robbi (gubahan lagu Cinta Terlarang), “Cinta Dalam Istikahroh”,  “Alfatihah Untukmu”, “Ahmad ya Habibi” dan masih banyak lagi. Total lebih dari 20 lagu yang dinyanyikan dan dipopulerkan Syubbanul Muslimin.
Lagu-lagu itu umumnya dinyanyikan di sela acara keagamaan, bukan sengaja direkam di studio sebagaimana musisi profesional.  Namun jangan salah, setiap diunggah di Youtube, penontonnya rata-rata diatas 100 ribu orang. Luar biasa.
Semenjak itu, hadrah Syubbanul Muslimin sering mendapat panggilan mengisi acara. Awalnya hanya di sekitaran Probolinggo, lama kelamaan mulai diundang ke wilayah Jawa Timur. Kini mereka bahkan sering diundang ke berbagai wilayah Indonesia.
250 Pemuda Pecinta Nabi   
Pada kesempatan wawancara dengan Gus Hakim, Nabawi TV beberapa kali mendengar beliau mengucapkan pentingnya peran pemuda dalam startegi dakwah. “Bung Karno pernah bilang, beri aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia, kalimat ini betul-betul menginspirasi saya,” ujar Gus Hakim.
Inspirasi ini mendorong Gus Hakim untuk terus memberdayakan pemuda-pemuda Syubbanul Muslimim agar berbuat sesuatu terhadap dakwah Islam. “Di Syubbanul Muslimin saya meminta anak-anak jangan cuma diam, tapi berbuatlah sesuatu, kalau tidak bisa shooting, hadrah, ya harus melakukan sesuatu untuk dakwah,” tekan Gus Hakim.
Akhirnya, dari sekedar membuat Tim Multimedia dan Hadrah, Syubbanul Muslimin kemudian berkembang membentuk Tim Sound System, Patwal, dan Tim Panggung. Tim ini diisi anak-anak muda yang tidak ikut multimedia dan hadrah. Jadi kreatifitas mereka tetap tersalurkan.
Kini, total anggota Syubbanul Muslimin mencapai 250 pemuda. Mereka menjadi sebuah unit kerja yang efektif. Dimana akan diberdayakan jika Ponpes Nurul Qodim sebagai ponpes induk mengadakan acara besar. Tidak hanya itu, mereka juga sering diminta menjadi panitia acara dari ponpes lain, “Alhamdullilah, sekarang Syubbanul Muslimin terdiri dari 250 pemuda pecinta Nabi yang siap berbuat sesuatu untuk syiar Islam,” pungkas Gus Azmi. Subhanallah.biasanya fans syubbanul muslmin dipanggil syubban lovers.

 

kota Gresik

Hasil gambar untuk gresik
Kabupaten Gresik adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibu kotanya adalah Gresik. Kabupaten Gresik memiliki luas 1.191,25 km². Wilayah Kabupaten Gresik juga mencakup Pulau Bawean, yang berada 150 km lepas pantai Laut Jawa. Kabupaten Gresik berbatasan dengan Kota Surabaya dan Selat Madura di sebelah timur, Kabupaten Lamongan di sebelah barat, Laut Jawa di sebelah utara, serta Kota Sidoarjo dan Mojokerto di sebelah selatan. Gresik dikenal sebagai kota tempat berdirinya pabrik semen pertama dan perusahaan semen terbesar di Indonesia, yaitu Semen Gresik. Bersama dengan Sidoarjo, Gresik merupakan salah satu penyangga utama Kota Surabaya,
 dan termasuk dalam kawasan Gerbangkertosusila
Gresik juga mempunyai wisata' diantara lain Wisata Pasir Putih yang berada di daerah Delegan Panceng Gresik.

Minggu, 11 November 2018

SMPN 1 KEDAMEAN GRESIK

SMPN 1 KEDAMEAN GRESIK merupakan sekolah adiwiyata.Sekolah ini terletak di Desa Kedamean no.19B. Ya...!!! Siapa yang tidak tahu dengan sekolah ini??? Pasti kalian tahu buikan...!!! Karena sekolah ini sudah meraih banyak prestasi dibidang bidang tertentu dengan tingkat yang tinggi. Oh ya....!!!! baru baru ini ada yang mendapatkan juara dengan memenangkan lomba mewarnai wayang di SMA 17 Agustus 1945 Surabaya dan meraih juara kedua. Alivia Anggraini, cewek cantik kelas 9A ini berbakat banget dalam seni, khususnya melukis atau menggambar, ya ini orangnya bisa dilihat di bawah yaa,maap kalo aibb😁,btw itu nge sc juga🤣
Bagus nggak sih gambarannya? jangan ditanya itu mah, gambarannya bagus banget. ditambah nih ya, desas-desusnya doi dari Anggi ini juga anak lukis lho. jadi mungkin itu kali ya, yang bisa bikin anggi tambah semangat, wkwkwk. anggi juga anaknya ramah kok, jadi jangan segan-segan buat kenalan🤗.

Hasil gambar untuk lukisan wayang kumbakarna ini adalah gambar wayang yang di lukis oleh Alivia Anggraini atau yang dikenal dengan Anggi. Wayang ini bernama Wayang Kumbakarna. Sampai disini dulu yaaa,,babayy😆

Profil

Assalamualaikum wr.wb.    Kembali lagi bersama kita, Fani Tri Mayang Sari dan Afifah Dwi Rizqia Parawansah. Kami akan menceritakan pengalam...